Politisi, Contohlah Ibu Siami!

Diposting oleh SMP NEGERI 196 JAKARTA Jumat, 17 Juni 2011 0 komentar

Politisi diimbau agar mencontoh sikap Ibu Siami, yang bersama anaknya, Alif (13), berani mengatakan kejujuran. Mereka mengungkapkan adanya aksi kecurangan dalam ujian nasional di sekolah anaknya, SDN Gadel II Surabaya. Alif diminta gurunya untuk memberikan jawaban kepada teman-temannya. Sikap ini diikuti dengan sikap marak warga setempat yang mengusir Siami dan keluarga dari tempat tinggalnya.

"Ibu Siami dapat kita jadikan contoh model keteladanan bagi siapa pun, termasuk politisi. Ini bisa jadi gerakan awal untuk menyatakan bahwa jujur adalah hebat," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung, yang juga politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, kepada para wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/6/2011).

Pramono menyadari, contoh keteladanan mengenai kejujuran dari para pemimpin kerap tak hadir di tengah masyarakat. Maka itu, menurutnya, pemimpin perlu memberikan apresiasi, dorongan, dan semangat kepada warga yang menunjukkan sikap keteladanan.

Ia juga mengatakan, kasus Ibu Siami juga menunjukkan ada yang salah dalam sistem pendidikan di Indonesia. Para pembuat kebijakan memberikan ukuran yang berlebihan kepada peserta didik dalam hal kemampuan akademis.

"Pendidikan seharusnya tidak boleh menjadi beban bagi anak kita. Pendidikan harus menjadi kegembiraan, keriangan untuk memperoleh tambahan ilmu pengetahuan," katanya.

Sumber : KompasCom

Mendiknas Hadiri Pembagian Rapor Gadel II

Diposting oleh SMP NEGERI 196 JAKARTA 0 komentar


Acara penerimaan rapot siswa SDN Gadel II Surabaya tahun ini berbeda dengan tahun-tahun biasanya. Karena Mendiknas, Muhammad Nuh hadir untuk bertemu pihak sekolah sekaligus berdialog dengan warga Gadel, Sabtu (18/6/2011) pagi ini.

Sejak pagi berbagai persiapan penyambutan sudah dilakukan pihak sekolah seperti pemasangan umbul-umbul, dan persiapan kelompok marching band SDN Gadel II untuk penyambutan mendiknas. 'Pak Nuh ke sini untuk silaturahmi dengan warga Gadel mas, bertepatan dengan penerimaan rapot kali ini,' kata salah seorang guru, Abdul Majid.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Sahudi, mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak pihak kementerian tentang kedatangan Mendiknas ke SDN Gadel II. 'Beliau (Mendiknas) datang kesini selain bertemu langsung dengan pihak sekolah, juga untuk menyelesaikan dampak sosial peristiwa contekan massal di SDN Gadel II,' kata Sahudi.

Seperti diberitakan, peristiwa sontek massal yang diduga melibatkan guru kelas 6 di SDN Gadel II Surabaya menimbulkan dampak sosial bagi Ny Siami, wali murid Alif, salah seorang siswa yang terlibat langsung dalam praktik contekan massal. Sanksi yang dijatuhkan kepada tiga guru termasuk kepala SDN II Gadel ternyata mengusik warga Gadel yang merasa sudah lama berteman dengan pihak sekolah. Warga yang marah sempat mengusir Ny Siami dari Gadel karena dianggap biang masalah.

Sumber : KompasCom